>>Welcome To My Blog , Thank's for Visitting Here <<

Rabu, 25 Juni 2014

Banyuwangi

     بنجو ونعى

          بنجو ونعى هۍ ا حد من مد ينة يقع جاوى الشرقىة.الإندونيسييا . كا ن بنجو ونعى ولد ت فى التارىخ الحا د ية عشر من د يسيمبر سنة الف و سبعما ئة و سبع و سبعين.كان ﻓﻴﻫﺎ اربعة و عشرون مناطق و بنجو ونعى هۍ اتساع المقا طعا ت فى جا وى الشرقية.
    
     وكا نت ﻫڏه المد ينة  ليس وفصلها عن التا ريخ المملكة بلامباعان . التى ير جع الى القرن اسبعة عشر, بنجو ونعى هۍ جزء من المملكة بلامباعان الدى فىﻫڏا الوقت قا د ا مير توانج الو.
      
     وكا نت ﻫڏه المد ينة معروفة با سم مد ينة محزان الارز, لأ ﻫڏه المد ينة الحاصلا ت الزراعية كثيرة. ولا تزا ل حتى الان     تحتفظ بمظا ھر مد ينة محزان الارز قومي.

Rabu, 19 Februari 2014

Menara Pisa


Menara Pisa berada di Italia. Menara ini mulai dibangun sekitar tahin 1173. Semula bangunan ini dibangun tegak lurus. Namun lama-kelamaan menara ini menjadi miring. Arsitek awal dari bangunan setinggi 58 meter ini adalah Bonna Pisano. Pada masa-masa berikutnya sejumlah arsitek ikut menyumbangkan gagasan dalam pembangunan menara ini. Setiap tahun kemiringan menara Pisa terus bertambah. Itu sebabnya para ahli bangunan mencoba melakukan perbaikan agar peninggalan sejarah ini bisa tetap bertahan.

Selasa, 23 Juli 2013

GIVEAWAY RAINBOW


Wanita dibelahan bumi mana yang tidak akan merebahkan hatinya pada seorang laki-laki yang datang dengan dua sayap untuk melindunginya ? Wanita mana yang tidak bersedia untuk dipinang dan menempatkan semua impiannya , menjadi istri , menjadi ibu, demi lelaki sepertinya ? ,
Tapi siapa yang tahu takdir ke Depan ?
Sebuah kecelakakn fatal merenggut kaki kanan Akna di hari ulang tahun pernikan pertama dia dan istrinya. Kecelakaan itu sekaligus merenggut karier Akna,mengubah seorang malaikat bersayap menjadsi monster yang menakutkan , dan menjadikan rumah ini bagai sarang burung dalam gua yang lembab.
Tertatih – tatih Keshia,sang istri, belajar mengepakkan sayapnya,keluar dari sarang burung yang lembab,belajar melayang di udara,menggapai mataharinya yang tenggelam… agar bisa berdamai dengan takdir.
Rainbow. Warna-warni sebuah takdir , sebuah kehidupan sepasang anak manusia dalam ikatan pernikahan.Akankah ujian dalam hidup  akan tetap menyatukan mereka ?
Itulah alasannya kenapa aku pengin banget baca novel Rainbow karya Eni Martini terbitan Elexmdia,ya karena isi synopsis ceritanya saja sudah menarik apalagi isi seluruh bukunya,pasti banyak pelajaran yang akan bisa dipetik di dalamnya.

Jumat, 12 Juli 2013

Kecantikan Bukanlah Segalanya

Judul  Buku              : Pudarnya Pesona Cleopatra 
Pengarang               : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit                   : Republika
Kota Terbit             : Jakarta
Tahun Terbit           : 2005
Tebal Halaman       : vii + 111 halaman 20.5 X 13.5


            Buku  yang  tebalnya 111 halaman ini menceritakan tentang tokoh Aku yang benar-benar menggilai  pesona  Cleopatra. Tokoh Aku sudah mempunyai  kriteria-kriteria sendiri  tentang calon  istri yang didambakannya. Tinggi semampai , wajahnya putih  jelita ,dengan hidung melengkung indah, mata bulat  bening khas Arab, dan bibir yang cerah, begitulah gambaran gadis titisan Cleopatra yang dijadikannya  penilaian dalam memilih calon istri.

Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalam kandungan aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.
”Ibunya Raihana adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu” kata ibu.
“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” , ucap beliau dengan nada mengiba.

          Pergulatan batin pun tak terelakkan,antara keinginannya memiliki  pesona Cleopatra atau bakti kepada ibu yang telah melahirkannya. Keputusan untuk tidak mengecewakan sang ibu tercinta pun akhirnya yang dimenangkan oleh batinnya,meskipiun itu artinya harus mengorbankan dirinya. Pernikahan antara Aku dan Raihana pun terjadilah. Sedikit kecewa Karena garis-garis kecantikan Cleopatra tidak ia temui dalam diri Raihana. Sebisa mungkin Ia mencoba mencintai istrinya tersebut dengan berbagai cara . 

Penyakit Tak Menghalangi Prestasi

Asma Nadia, salah satu penulis buku best seller produktif di Indonesia. Dalam kurun waktu sepuluh tahun, perempuan yang mempunyai nama asli Asmarani Rosalba ini telah menulis lebih dari 50 buku. Maka, tidak heran kalau perempuan berjilbab ini dapat menyabet berbagai penghargaan, baik nasional maupun regional. Penghargaan-penghargaan yang pernah diraihnya antara lain :


Ø  Pengarang Terbaik Nasional penerima Adikarya Ikapi Award tahun 2000, 2001, dan 2005
Ø  Peraih Penghargaan dari Matera tahun 2005
Ø  Anugrah IBF Award sebagai novelis islami terbaik tahun (2008)
Ø  Peserta terbaik lokakarya perempuan penulis naskah drama yang diadakan FIB UI dan Dewan Kesenian Jakarta.